Dokter Spesialis Pulmonoligi dan Kedokteran Respirasi (paru) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Erlina Burhan mengungkapkan ” Yang justru menjadi perhatian yakni varian asal Afrika B1351, dikatakan proteksi vaksin Astra-zeneca rendah, karena eifaksinya turun signifikan terutama proteksi pada tingkat ringan dan sedanguntuk yang berat belum ada hasilnya. P1 terhadap No-vovax, sedikit penurunan tapi masih memenuhi kriteria yang direkomendasikan WHO”

Diketahui bahwa virus ini merupakan virus mutasi dan varian baru tersebut sudah menyebar keluar dari negara asal. Dari beberapa kasus yang sudah ditemukan oleh Kementerian Kesehatan bahwa virus yang bermutasi tersebut terdeteksi berasal dari Inggris dan kemudian ada yang dari Afrika Selatan.

“Pada permulaan ini kelihatan diidentifikasi virulen artinya cukup ganas, sehingga menyebabkan cukup tinggi kematian yang di India pada minggu-minggu terakhir ini ini harus menjadi warning bagi kita juga karena sangat mungkin itu juga akan terjadi pada kita” ujar Masdalina.

No More Posts Available.

No more pages to load.