by

Hadits Ke 1 ” Segala Perbuatan Ditentukan Dengan Niatnya “

-Religi-9 views

Berita07.com | Hadits Ke 1 ” Segala Perbuatan Ditentukan Dengan Niatnya “

عَنْ أَمِيرِ المُؤمِنينَ أَبي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ رَضيَ اللهُ عنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: (( إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَِى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا، أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ )). رَوَاهُ إِمَامَا الْمُحَدِّثِيْنَ أَبُوْ عَبْدِ اللهِ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيْلَ بْنِ إِبْرَاهِيْمَ بْنِ الْمُغِيْرَةِ بْنِ بَرْدِزْبَهْ الْبُخَارِيُّ، وَأَبُوْ الْحُسَيْنِ مُسْلِمُ بْنُ الْحَجَّاجِ بْنِ مُسْلِمٍ الْقُشَيْرِيّ النَّيْسَابُوْرِيّ، فِيْ صَحِيْحَيْهِمَا اللَّذَيْنِ هُمَا أَصَحُّ الْكُتُبِ اْلمُصَنَّفَةِ.

Amirul Mukminin Abu hafs Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu berkata aku mendengar Rasulullah bersabda semua amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang ia niatkan Barang siapa berhijrah karena Allah dan rasulnya maka hijrahnya untuk Allah dan rasulnya dan barangsiapa berhijrah karena dunia yang Iya cari atau wanita yang ingin dinikahi maka hijrahnya untuk apa yang ia tuju (di riwayatkan oleh 2 ahli hadits Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al-mughirah bin jilbab al-bukhari dan Abdul Husein muslim bin al-hajjaj bin Muslim Al Quraisy dalam kedua kitab shahihnya yang merupakan kitab Hadits paling Shahih )

Fiqhul Hadis atau Kandungan Hadis

1. Syarat Niat.

Para ulama sepakat bahwa perbuatan seorang mukmin tidak akan diterima dan tidak akan mendapatkan pahala kecuali jika diiringi dengan niat dalam ibadah inti seperti salat haji puasa niat merupakan rukun karenanya ibadah-ibadah tersebut tidak sah kecuali jika diiringi niat.adapun dalam ibadah yang merupakan sarana dari Galang ibadah inti seperti wudhu mandi ada perbedaan pendapat dikalangan ulama mazhab Hanafi menyebutkan bahwa niat merupakan penyempurna untuk mendapatkan pahala sedangkan Mazhab Syafi’i dan ulama ulama lain menyebutkan bahwa niat merupakan syarat sahnya sebuah ibadah Oleh karena itu ibadah ibadah tersebut tidak sah kecuali jika diiringi niat.

2. Waktu dan Tempat Niat.

Waktu niat adalah diawali ibadah seperti Takbiratul Ihram untuk salat dan ihram untuk Haji sedangkan puasa maka diperbolehkan sebelumnya karena untuk mengetahui masuknya waktu subuh serta tepat cukup sulit niat bertempat di hati jadi tidak disyaratkan untuk diucapkan. Namun demikian boleh saja diucapkan untuk membantu konsentrasi hati juga di syaratkan menentukan secara tepat ibadah yang hendak dilakukan Jadi tidak cukup hanya dengan niat untuk melakukan salat secara umum namun harus ditunggu ditentukan salat zuhur atau yang lain.

Baca Juga : Sholat Idul Fitri Di Wilayah Kebayoran Lama Selatan

3. Keharusan Hijrah.

Hijrah dari negeri kafir ke negeri Islam adalah wajib bagi orang muslim. Jika ia tidak bisa melakukan ajaran Islam dengan terang-terangan hukum ini berlaku secara umum dan tidak dibatasi oleh waktu tertentu sedangkan hadis yang mengatakan tidak ada hijrah setelah Fathu Makkah atau penaklukan kota Mekah maka maksudnya adalah tidak ada hijrah dari Mekah setelah peristiwa Fathu Mekah karena maka maka sudah menjadi negeri Islam kata hijrah juga dipergunakan untuk hal-hal yang dilarang Allah Subhanahu Wa Ta’ala .orang yang menjauhi hal-hal yang dilarang Allah disebut Muhajir Begitu juga dengan orang muslim yang tidak mau menolong saudaranya sesama muslim selama 3 hari begitu juga wanita Yang tidak mau berhubungan badan dengan suaminya seorang muslim kadang-kadang diharuskan untuk menjauhi saudaranya yang berbuat maksiat. Ia juga diperbolehkan menjauhi istrinya yang tidak taat kepadanya sebagai pelajaran bagi istri.

4. Orang yang berniat Melakukan kebaikan.

Orang yang berniat Melakukan kebaikan Namun karena satu atau lain hal misalnya karena sakit parah ataupun meninggal dunia sehingga ia melaksanakannya maka ia tetap akan mendapatkan pahala Al Baidowi berkata amal ibadah tidak akan sah kecuali jika diiringi dengan niat karena niat tanpa amal diberi pahala sementara amal tanpa niat adalah sia-sia perumpamaannya sebagai amal ibadah suruh bagi jasad. jasa tidak akan berfungsi jika tanpa ruh dan tidak akan tampak jika terpisah jadi jasad

5. Berbuat Ikhlas

Hadis ini mendorong kita untuk ikhlas dalam segala perbuatan dan ibadah agar mendapat pahala di akhirat serta kemudahan dan kebahagiaan di dunia

6. Semua perbuatan baik dan bermanfaat jika diiringi niat

Semua perbuatan baik dan bermanfaat jika diiringi niatyang ikhlas dan hanya mencari keridhaan Allah perbuatan tersebut adalah ibadah.

Imam An-Nawawi

Hadis ke 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed